Menu Close

Badung Juara Umum, Wushu Panaskan Mesin Jelang Porprov 2027

Kerobokan, Koni Badung- Prestasi membanggakan ditorehkan Pengcab Wushu Kabupaten Badung dalam Piala Bupati Badung, Bali Wushu Tournament 2026. Tampil sebagai tuan rumah, Badung sekaligus membuktikan kekuatan dengan keluar sebagai juara umum pada turnamen yang untuk pertama kalinya memperebutkan Piala Bupati Badung tersebut.

Kejuaraan yang berlangsung di GOR Purna Krida, Kerobokan, Badung, sejak 10 hingga 13 September 2026 ini berlangsung secara terbuka. Sebanyak 435 peserta ambil bagian, tidak hanya dari berbagai daerah di Bali, tetapi juga sejumlah peserta dari luar Pulau Bali.

Badung sukses mengungguli para pesaingnya. Suryatama Wushu Indonesia menempati posisi juara kedua, sedangkan Sasana Dharma Ratna Kabupaten Klungkung berada di peringkat ketiga.

Capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi Wushu Badung yang tengah mempersiapkan kekuatan menghadapi Porprov Bali XVII 2027 di Kabupaten Buleleng. Turnamen perdana ini pun tidak sekadar menjadi arena perebutan gelar, tetapi dimanfaatkan sebagai media evaluasi dan pemetaan kemampuan atlet.

Ketua Wushu Kabupaten Badung, Elia Damaris Kristiani, S.Sos., mengatakan turnamen tersebut menjadi ajang tryout sekaligus pembibitan atlet, mulai kelompok usia dini hingga senior.

Menurutnya, keterlibatan peserta dari Bali maupun luar Bali memberikan kesempatan bagi atlet Badung untuk mengukur kemampuan menghadapi lawan yang lebih beragam.

“Turnamen ini merupakan ajang mengejar prestasi sekaligus proses evaluasi dan seleksi untuk mempersiapkan atlet-atlet yang akan diturunkan pada Porprov Bali 2027,” ujarnya.

Menariknya, kejuaraan juga melibatkan para praktisi Wushu veteran. Kehadiran mereka diharapkan memberikan motivasi dan pengalaman bagi generasi atlet muda.

Sementara itu, Wakil Ketua KONI Badung, I Made Widiana, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang tampil dalam kejuaraan tersebut. Ia menegaskan, gelar juara umum harus menjadi pemantik semangat, bukan alasan untuk berpuas diri.

“Bagi para juara, jangan cepat berpuas diri. Bagi yang belum berhasil meraih medali, jangan berkecil hati. Jadikan pengalaman hari ini sebagai motivasi untuk berlatih lebih keras dan meraih prestasi yang lebih tinggi,” katanya saat menutup kejuaraan, Minggu (13/9/2026).

Menurutnya, waktu menuju Porprov Bali XVII 2027 semakin dekat. Karena itu, atlet yang telah masuk dalam tim bayangan Porprov diminta meningkatkan kedisiplinan latihan, baik dari sisi teknik maupun fisik.

Para pelatih juga diminta melakukan evaluasi perkembangan setiap atlet secara berkala. Dengan demikian, kekuatan yang telah terlihat dalam Bali Wushu Tournament 2026 dapat terus dipoles hingga benar-benar siap menghadapi persaingan di Porprov.

“Kami harap di Porprov Bali XVII nanti cabor Wushu kembali meraih juara umum,” tegasnya.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, juga dihadiri Ketua Umum KONI Badung, I Made Sutama, Sekum KONI Badung, I Ketut Widia Astika, dan Bidang Humas KONI Badung, Dewa Putu Agus Sanjaya Putra.

Keberhasilan Badung menyabet juara umum dalam turnamen perdana Piala Bupati Badung menjadi modal awal. Tantangan berikutnya adalah membuktikan konsistensi prestasi tersebut di panggung Porprov Bali 2027. (DS)

Suasana perlombaan Turnamen Wushu Piala Bupati Badung kategori Taolu
Suasana pertandingan Piala Bupati Badung cabang olahraga Wushu pada kategori Sanda.
Suasana pertandingan Piala Bupati Badung cabang olahraga Wushu pada kategori Taolu.
Kontingen Badung menjadi juara umum dalam Kejuaraan Wushu Piala Bupati Badung 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *