Surabaya, Koni Badung –Pengurus Kabupaten Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Badung membidik prestasi nasional setelah tim putri yang mewakili Bali berhasil lolos ke Liga 1 Sepak Takraw Indonesia. Kepastian itu diraih seusai tampil pada babak penyisihan Liga Sepak Takraw Indonesia (LSI) Wilayah 2 yang berlangsung di GOR Pancasila, Surabaya, Jawa Timur, pada 1-4 Juli 2026 lalu.
Tim putri Bali yang diperkuat atlet-atlet binaan PSTI Badung tampil cukup meyakinkan sepanjang kompetisi. Mereka mengawali pertandingan dengan kemenangan 2-0 atas Nusa Tenggara Timur (NTT), kemudian kalah 0-2 dari Jawa Tengah. Namun pada laga penentuan, tim Bali mampu bangkit dan menundukkan Jawa Barat dengan skor 2-0 untuk memastikan tiket ke Liga 1. Hasil tersebut mengantarkan Bali menjadi salah satu tim yang berhak bersaing di kasta tertinggi Liga Sepak Takraw Indonesia.
Ketua Umum PSTI Badung I Ketut Martha mengatakan keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi sepak takraw Badung. Terlebih, tim putri Badung sebelumnya tampil sebagai juara umum Porprov Bali sehingga dipercaya mewakili Bali pada ajang nasional tersebut.
“Pada Porprov kemarin kami juara umum. Karena itu tim putri kami ditunjuk mewakili Bali pada Liga Sepak Takraw Indonesia Wilayah 2 di Surabaya. Kami berangkat tanggal 29 Juni dan mulai bertanding tanggal 1 Juli. Syukur akhirnya bisa lolos ke Liga 1,” kata Ketut Martha.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan KONI Badung, pemerintah daerah, jajaran pengurus, pelatih dan orang tua atlet. Dukungan itu menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus meningkatkan prestasi di level yang lebih tinggi.
“Ini tentu berkat dukungan KONI Badung, pemerintah daerah, pengurus, pelatih dan juga orang tua atlet. Perhatian yang diberikan sangat luar biasa sehingga anak-anak bisa tampil maksimal,” ujarnya.
Setelah memastikan tiket Liga 1, PSTI Badung mulai menyiapkan program pembinaan lanjutan. Dia menilai pengalaman bertanding di tingkat nasional menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas teknik, mental, sikap dan daya saing atlet menghadapi lawan yang lebih kuat.
“Ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan di sana menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas atlet, baik dari sisi teknik, mental, sikap maupun perilaku di lapangan. Karena di Liga 1 nanti lawannya tentu lebih tangguh,” tambahnya.
Ketut Martha menegaskan PSTI Badung tidak sekadar ingin berpartisipasi di Liga 1. Pihaknya menargetkan prestasi terbaik sekaligus menjadikan ajang tersebut sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov Bali 2027.
“Harapan kami tentu bisa berprestasi dan kalau ada kesempatan ingin meraih juara. Ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Porprov 2027. Badung datang untuk menang dan kami terus membekali anak-anak agar siap bersaing,” pungkasnya.
