Menu Close

Aklamasi, Made Sudana Terpilih Kembali Pimpin Gulat Badung

Mangupura, Koni Badung-Pengkab Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Badung menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) untuk kepengurusan periode 2026-2030. Muskab digelar di Sekretariat KONI Badung, Jalan Praja Kwanji, Dalung, Jumat (17/7).

Ketua PGSI Badung periode 2022-2026, I Made Sudana dalam laporannya mengatakan pelaksanaan Muskab sebagai wujud pelaksanaan AD/ART organisasi, mengevaluasi dan menyusun program kerja, memilih ketua, dan menyusun kepengurusan PGSI untuk periode 2026-2030.

Made Sudana lebih lanjut menyampaikan perjalanan organisasi yang dia pimpin dibentuk bulan Juli 2022 dan dimulai benar-benar dari nol. “Kami saat itu tidak memiliki atlet sama sekali, sedangkan pengurus benar-benar tidak memahami olahraga Gulat. Di bulan tersebut, kami langsung dihadapi ujian dengan kegiatan Kejurprov di Bangli,” ujar Sudana.

“Dengan bantuan saudara Fauzi Arif yang sudah sejak lama mengembangkan Gulat di Bali, akhirnya kami bisa mendapatkan atlet dan berpartisipasi di Kejurprov Bangli,” tambah pria asal Legian tersebut.

Seiring berjalannya waktu, PGSI Badung dibawah kepemimpinannya mulai bisa berprestasi. Dalam Porprov XVI tahun 2025, Gulat Badung bahkan mampu menjadi juara umum dengan mendulang sebanyak 3 medali emas dari 7 emas yang diperebutkan.

Sementara I Made Dirgantara dari Pengprov PGSI Bali mengapresiasi keberadaan PGSI Badung yang merupakan inisiator olahraga Gulat di Bali. “Banyak prestasi yang sudah diraih Badung sejak tahun 2022. Seperti dalam Kejurprov, eksebishi, Porprov tahun 2025. Terakhir yang sangat membanggakan, atlet Gulat Badung menyumbang medali emas pada ajang PON Bela Diri di Kudus tahun 2025,” bebernya bangga.

Diakhir sambutannya, Made Dirgantara juga mengapresiasi KONI Badung yang sudah memfasilitasi cabor Gulat dalam berbagai even, serta mengharap PGSI Badung dapat lebih berprestasi dikepengurusannya berikutnya.

Dalam Muskab sore tersebut, hadir pula Kabid Kepemudaan dan Olahraga I Putu Oka Adnyana, Sekretaris Umum KONI Badung I Ketut Widia Astika, Bidang Organisasi I Wayan Koper, Bidang Binpres I Kadek Sudharma Hariawan, Bidang Humas I Made Wardiyasa.

Ketut Widia Astika mewakili Ketum KONI Badung dalam sambutannya menegaskan pelaksanaan Muskab adalah hal yang sangat mendasar sebagai amanat AD/ART organisasi serta sebagai penentu arah dan jalannya organisasi. “Cabor yang pengelolaan organisasinya kurang bagus, secara otomatis akan susah untuk berprestasi di lapangan. Oleh karena itu kami sangat mengapresiasi PGSI Badung karena sudah berprestasi,” ungkapnya.

“Kami benar-benar paham perjalanan Gulat Badung dari awal terbentuk tidaklah gampang. Namun akhirnya berhasil menjadi juara umum pada Porprov Bali tahun lalu. Harapan kami untuk kepengurusan mendatang agar pengurus yang terpilih untuk tetap solid, serta sinergi yang harmonis antar pengurus, pelatih, dan atlet” pinta Widia Astika.

Usai dibuka oleh Ketut Widia Astika, Muskab PGSI Badung melanjutkan agenda sidang pleno dengan dipimpin Made Dirgantara, komisi perwasitan Pengprov PGSI Bali. Dalam pandangan umumnya, seluruh pengurus dan peserta Muskab secara aklamasi memilih kembali I Made Sudana untuk memimpin PGSI Badung empat tahun mendatang.

Setelah menyatakan bersedia memimpin kembali Gulat Badung, Made Sudana langsung membentuk tim formatur dengan anggota Fauzi Arif dan I Made Widya Maha Utama untuk menyusun personalia pengurus PGSI Badung periode 2026-2030.

Sidang dipimpin I Made Dirgantara dari Pengprov PGSI Bali.
Made Sudana (tengah) terpilih kembali pimpin PGSI Badung periode 2026-2030.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *