Denpasar, Koni Badung-Kontingen Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Kabupaten Badung menunjukkan performa menjanjikan pada ajang Bali Open Dancesport 2026 yang digelar di Discovery Mall Kuta, 12–13 Juli 2026. Kejuaraan tersebut mempertemukan atlet-atlet dancesport dari seluruh kabupaten/kota di Bali, serta kontingen dari Kalimantan Timur, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Utara.
IODI Badung menurunkan 78 atlet yang bertanding pada 63 kategori. Hasilnya, kontingen Badung berhasil membawa pulang 74 medali, terdiri atas 21 medali emas, 31 medali perak, dan 22 medali perunggu.
Ketua Umum IODI Kabupaten Badung, Dr. AA Yuyun Hanura Eny, menyebut capaian tersebut menjadi bukti bahwa proses pembinaan atlet berjalan sesuai harapan. Meski demikian, hasil itu bukan menjadi tujuan akhir, melainkan pijakan untuk meningkatkan kualitas atlet menghadapi agenda yang lebih besar.
“Kejuaraan ini menjadi ajang evaluasi yang sangat penting bagi kami. Dari sini kami bisa melihat kemampuan teknik, mental bertanding, serta perkembangan setiap atlet ketika bersaing dengan peserta dari berbagai daerah. Raihan medali tentu membanggakan, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana hasil ini menjadi bahan pembinaan ke depan,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (14/7).
Menurut Yuyun, seluruh atlet yang diturunkan di Bali Open merupakan bagian dari program pembinaan jangka panjang IODI Badung. Karena itu, hasil yang diperoleh akan menjadi dasar dalam menyusun program latihan yang lebih terarah menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027.
“Persaingan di Porprov nanti tentu akan lebih ketat. Karena itu kami ingin seluruh atlet terus meningkatkan kualitas, disiplin latihan, dan menambah pengalaman bertanding. Bali Open menjadi salah satu tahapan penting untuk membentuk tim yang benar-benar siap sehingga Badung dapat mempertahankan tradisi prestasi di cabang olahraga dancesport pada Porprov 2027,” tegasnya.
Ia menambahkan, IODI Badung berkomitmen memperkuat pembinaan atlet usia dini, meningkatkan intensitas latihan, serta memperbanyak keikutsertaan dalam berbagai turnamen sebagai upaya mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional. (*DS)
