Mangupura, Koni Badung- Pengurus Hapkido Indonesia (Pengcab HI) Badung melalui Sekretarisnya I Made Suparta, melakukan audensi ke Pengurus KONI Badung, Rabu, (15/7/2026).
Rombongan Pengurus HI Badung itu diterima Sekretaris Umum KONI Badung I Ketut Widia Astika didampingi Wakil Ketua II I Made Widiana, dan KTU Pande Krishnayana di Kantor KONI Jl. Praja Dalung, Kuta Utara. Made Suparta mengajak jajaran pengurus lain Wayan Sutarma, dan Leonardo Kentjana Sekum Hapkido Pengprov Bali.
Sekretaris HI Badung melaporkan, bahwa mereka siap mengembangkan olahraga Hapkido di Badung dan minta petunjuk KONI Badung dalam menghadapi berbagai kegiatan olahraga ke depan. Sejatinya, kepengurusan Hapkido Badung sudah di SK-kan bernomor KEP.025/PENGDAHI-BALI/XI/2022, namun belum pernah mengadakan audensi ke KONI Badung. Dalam SK tersebut, Hapkido Badung dipimpin Suryadi Suryadhamma, Sekretaris I Made Suparta, Bendahara Jiu Min dan Hak Ming, dan Bidang Organisasi Hardi.
Lebih lanjut Made Suparta mengatakan, beberapa waktu lalu telah menerima undangan dari KONI Bali untuk koordinasi kesiapan cabor Hapkido tampil ekshibisi pada Porprov Bali di Buleleng tahun 2027. Dalam kesempatan tersebut Sekretaris Umum KONI Badung I Ketut Widia Astika menjelaskan proses penerimaan keanggotaan KONI Badung.
“Berdasarkan AD/ART KONI, setiap cabor akan diterima sebagai anggota KONI setelah memperlihatkan aktivitas keolahragaan selama setahun. Rutin mengadakan kejuaraan atau mengikuti kejuaraan dan rutin rapat anggota. Setelah setahun baru dipertimbangkan sebagai anggota penuh,” kata Widia Astika menjelaskan.
HI Badung diharapkan ke depan ikut memberikan konstribusi terhadap perkembangan olahraga di Gumi Keris ini. Bahkan kalau bisa menambah pundi-pundi medali emas dalam Porprov Bali ditahun-tahun mendatang.
Saat dihubungi media ini melalui telpon, Kamis (16/7), Suparta menjelaskan, karena alasan kesibukan Ketua Hapkido Badung Suryadi Suryadhamma dalam waktu dekat akan menunjuk Ketua Harian untuk melengkapi formasi kepengurusannya yaitu Ahmad R, dan juga beberapa pengurus bidang lainnya. Ditambahkannya, di Bali saat ini sudah terdapat 5 Pengcab yang menjadi anggota Hapkido Bali, yakni Badung, Denpasar, Jembrana, Klungkung, Karangasem, dan Buleleng. Dengan demikian, olahraga seni bela diri asal Korea yang berfokus pada penguasaan teknik kuncian, bantingan, dan serangan efektif dengan prinsip gerakan melingkar dan mengalir ini sudah layak untuk tampil di ajang Pekan Olahraga Provinsi Bali.
