Mangupura, Koni Badung– Pengkab Persatuan Xiangqi Indonesia (PEXI) Badung menggelar Pelatihan Pelatih (TOT) Level Nasional dimulai 14 Mei – 17 Mei 2026, bertempat di Ruang Madya Gosana, Kantor DPRD Badung.
Ketua PEXI Badung , I Gusti Agung Made Wardika, dalam laporannya mengatakan pelatihan tersebut bertujuan untuk mencetak pelatih yang memiliki pemahaman teknik dasar, strategi permainan, serta metodologi melatih yang baik dan terarah.
Adapun dasar pelaksanaan TOT merupakan hasil evaluasi yang menyeluruh dan mendasar dari KONI Kabupaten Badung, khususnya di Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) dan program kerja cabor Xiangqi dalam upaya peningkatan pembinaan atlet usia dini dan pengembangan prestasi olah raga di Kabupaten Badung khususnya. “Gerak cepat kami lakukan usai ada evaluasi dari Binpres KONI Badung, Kami secara khusus datangkan trainer dari PB untuk melatih dan upgrade ilmu pelatih yang kita miliki,” ujar mantan Sekwan DPRD Badung tersebut.
Menurutnya, trainer yang didatangkan dari Jakarta adalah Almodad Boniarga, seorang pelatih nasional yang juga menjabat Binpres PB PEXI Pusat. Dalam empat hari kegiatan pelatihan tersebut, materi yang diberikan berupa dasar-dasar permainan Xiangqi, peraturan pertandingan terbaru, teknik dan strategi permainan, metode penyusunan program latihan, etika dan kepemimpinan pelatih, dan terakhir berupa praktik pertandingan dan simulasi pelatihan.
Adapun peserta yang mengikuti TOT adalah para Pelatih Tingkat Dasar yang berjumlah 21 orang, merupakan perwakilan dari Pengkab Buleleng, Denpasar, dan dari Badung. Usai pelatihan, seluruh peserta akan menerima sertifikat berlisensi nasional yang diterbitkan langsung PB PEXI Pusat.
Sementara Ketua Pengprov PEXI Bali Awaludin Ahai, memberikan ucapan terima kasih atas inisiatif dan upaya PEXI Badung dalam mengadakan pelatihan pelatih tingkat nasional. Mencetak atlet Xiangqi yang berprestasi tidaklah mudah, harus dibimbing dan dilatih oleh tenaga pelatih yang kompeten. Dengan kegiatan pelatihan pelatih tersebut, pihaknya berharap Xiangqi di Kabupaten Badung dan Bali bisa lebih berkembang dan berprestasi.
Sedangkan sebelum membuka secara resmi kegiatan pelatihan, Ketua Umum KONI Badung, I Made Sutama dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada PEXI Badung dalam mengadakan pelatihan pelatih tingkat nasional dengan mendatangkan trainer dari pusat. Peran pelatih menurutnya sangat penting dalam mencetak dan melahirkan atlet. “Keberhasilan atlet tidak lepas dari peran pelatih, untuk itu pelatih yang lebih dulu harus diberikan pengetahuan dan pemahaman, sehingga nanti bisa ditularkan kepada para atlet,” ujarnya.
Dia juga berpesan kepada para peserta untuk mengikuti kegiatan dengan baik dan serius, sehingga ilmu yang diberikan bisa diterapkan kepada para atlet didikannya. Peserta tidak hanya dari Badung saja, tapi juga dari kabupaten/kota lain. Ini menunjukkan PEXI Badung tidak ego sektoral, tapi memiliki komitmen untuk memajukan olahraga di daerah Bali.
Sebelum mengakhiri laporannya, Ketum Sutama berpesan kepada pengurus PEXI Badung untuk mengembalikan kejayaan cabor Xiangqi pada ajang Porprov Bali 2027 di Buleleng. Seperti diketahui, cabor Xiangqi selalu menjadi juara umum dengan perolehan emas yang dominan, namun pada Porprov 2025 lalu, perolehan medalinya menurun.
Turut hadir dalam acara pembukaan, Sekretaris PEXI Bali Teguh Wicaksono, Bidang Organisasi KONI Badung I Made Sudana, dan Humas Made Wardiyasa. (***)
