Mangupura, Koni Badung- Setelah berlangsung selama tiga mingguan, Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) berhasil menyelesaikan tugasnya mengadakan rapat koordinasi dan evaluasi kepada cabang olahraga (cabor) dibawah naungan KONI Badung.
Dalam rapat Jumat (8/5), bertempat di Kantor Sekretariat KONI Badung, tim Binpres yang terdiri dari I Kadek Sudarma Hariawan, Ida Ayu Adnya Dewi, dan dokter I Ketut Japa menyerahkan sendiri hasil rapat koordinasi tersebut kepada Ketua Umum KONI Badung I Made Sutama.
Menurut Kadek Sudarma Hariawan, tim-nya bersama jajaran pengurus KONI Badung lainnya, telah berhasil menyelesaikan tugas bertemu dan melakukan koordinasi serta evaluasi terhadap 55 cabor dan menyusun laporan hasil evaluasi secara detail dalam sebuah buku. Harapannya, hasil yang tertuang dalam buku tersebut bisa menjadi rekomendasi dan acuan bagi KONI Badung dalam pembinaan dan pengembangan cabor.
Sementara itu Ketua Umum KONI Badung I Made Sutama usai menerima hasil evaluasi yang dilakukan oleh Binpres kepada cabor menyampaikan tujuan kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya untuk memberikan ruang bagi cabor menyampaikan permasalahan yang dihadapi dalam pembinaan atlet, disamping itu juga, KONI melalui Binpres dapat secara detail mengetahui kendala-kendala yang dihadapi masing-masing cabor. “Kalau ada kekurangan, cabor kami evaluasi. Sedangkan kalau ada prestasi, kami akan tingkatkan dan apresiasi,” ungkapnya.
Dia menambahkan, tujuan yang ingin dia capai bersama cabor adalah keberhasilan dalam mengikuti even-even selanjutnya. Yang utama adalah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2027 di Buleleng. Menurutnya, terobosan baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya tersebut mendapat penilaian yang bagus dari pengurus cabor. “Tanggapan dari cabor sangat luar biasa, mereka berterima kasih karena KONI Badung telah memberikan ruang untuk menyampaikan keluh-kesah terkait permasalahan di cabor,” tambah Made Sutama.
Ditanya terkait permasalahan yang disampaikan oleh cabor, Made Sutama mengatakan kendala tersedianya tempat latihan, venues, sarana prasarana, dan tenaga pelatih menjadi masalah umum yang ditemui. “Secara umum yang disampaikan cabor adalah kendala venues, sarana-prasarana, dan tenaga pelatih yang berkualitas. Untuk itu kami dari KONI Badung akan bersinergi dengan Pemkab menyediakan berbagai fasilitas, tentunya dengan skala prioritas. Dari KONI juga akan mengadakan kegiatan pelatihan tenaga pelatih,” beber pria asal Pecatu tersebut.
Turut hadir dalam pertemuan mendampingi Ketua Umum dan Binpres, Sekum Ketut Widia Astika, Wakil Ketua Wayan Tirta, Made Widiana, Wayan Sukerta, KTU Ketut Pande Krisnayana, dan jajaran pengurus KONI Badung lainnya.
