Menu Close

Evaluasi Masih Berjalan, KONI Badung Tegaskan Akan Fasilitasi Cabor

Mangupura, Koni Badung- Kegiatan pemanggilan pengurus cabang olahraga (cabor) dibawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Badung sedang dilakukan guna mematangkan persiapan atlet menuju Porprov Bali tahun 2027.

Beberapa hal yang mendapat sorotan dalam rapat koordinasi dan evaluasi tersebut diantara kesiapan venue serta evaluasi menyeluruh di setiap cabor.

Langkah ini dilakukan melalui pemanggilan pengurus cabor secara bertahap untuk menyusun target dan kebutuhan teknis.

Sekretaris KONI Badung I Ketut Widia Astika mengatakan, seluruh cabor telah diagendakan untuk dievaluasi dan pemetaan target. Pertemuan dijadwalkan bergantian karena jumlah cabor cukup banyak, dengan rata-rata empat cabor setiap hari.

“Beberapa cabor sudah kami panggil, sekarang masih proses berjalan, per hari empat cabor. Jumlahnya cukup banyak, jadi kami atur bergantian,” ujar Widia Astika Minggu (12/4).

Dia menjelaskan, dari total cabor yang ada, sebanyak 21 cabor masuk kategori grade 1, 22 cabor grade 2, tujuh cabor grade 3, serta delapan cabor ekshibisi yang tidak dipertandingkan di Porprov Bali. Beberapa cabor seperti bridge, angkat berat, dan panahan turut menjadi perhatian dalam pemetaan tersebut.

Menurut dia, evaluasi ini menekankan agar seluruh pengurus cabor mampu melihat peluang peningkatan prestasi ke depan. Selain itu, komunikasi antara cabor dan KONI terus diperkuat agar tidak terjadi kebuntuan dalam penyelesaian masalah teknis.

“Harapannya target bisa digeser, ditingkatkan. Kuncinya di koordinasi yang baik antara cabor dan KONI, jangan sampai saling mengunci,” jelasnya.

Dalam proses tersebut, KONI Badung juga menyiapkan rangkaian evaluasi lanjutan pada akhir April guna memastikan kesiapan masing-masing cabor, baik dari sisi atlet, program latihan, maupun sarana pendukung.

Namun demikian, persoalan venue masih menjadi perhatian utama. Dia menegaskan, beberapa cabor masih menghadapi kendala tempat pertandingan dan latihan yang membutuhkan solusi cepat.

“Masalah venue ini sudah mendesak. Beberapa masih bisa dikondisikan, tapi ada juga seperti panahan yang masih kami upayakan dan terus dipantau agar fasilitasnya representatif,” tegasnya.

Untuk memastikan kesiapan tersebut, panitia verifikasi dilibatkan guna mengecek standar minimal tiap cabor, termasuk kelayakan venue. Di sisi lain, koordinasi dengan pemerintah daerah terus dilakukan untuk mencari solusi atas keterbatasan fasilitas.

“Kami terus berkoordinasi dengan bupati, pemprov, dan pihak terkait untuk mencari solusi. Masalah tempat latihan juga selalu kami ingatkan agar ada progres,” ujarnya.

Dia menambahkan, target Badung pada Porprov Bali tetap mengarah pada perolehan medali emas dan perak dengan ambisi meraih juara umum, khususnya bagi cabor yang sebelumnya belum mampu mencapai posisi tersebut. “Target kami jelas, bagaimana cabor bisa meraih emas dan perak sebanyak mungkin untuk menuju juara umum, terutama cabor yang belum,” pungkasnya.

Suasana rapat koordinasi dan evaluasi cabor Karate
Suasana rapat koordinasi dan evaluasi cabor Angkat Besi
Suasana rapat koordinasi dan evaluasi cabor Dansa
Suasana rapat koordinasi dan evaluasi cabor Angkat Berat
Suasana rapat koordinasi dan evaluasi cabor Dansa. Tampak Ketua Umum I Made Sutama turut memantau pelaksanaan rapat.
Suasana rapat koordinasi dan evaluasi cabor Panahan
Tim koordinasi dan evaluasi cabor KONI Badung
Suasana rapat koordinasi dan evaluasi cabor Aero Sport

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *