Menu Close

Tidak Main-Main, Begini Strategi Catur Badung agar Tetap Berjaya di Porprov Bali 2025

Mangupura-Koni Badung,-Pengurus Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Badung tidak main-main mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2025. Salah satu strategi utamanya adalah dengan menggelar berbagai uji coba pertandingan catur dan sparing secara rutin, baik di Bali maupun luar Bali. Yang terbaru, tim definitif Catur Badung melawat ke Sidoarjo, Jawa Timur.

Ketua Umum Pengkab Percasi Badung I Wayan Tirta mengungkapkan, try out menjadi elemen penting dalam evaluasi dan pembenahan kemampuan atlet, memantau kelemahan para atlet, yang kemudian diperbaiki melalui latihan rutin. 

”Beberapa waktu lalu, pecatur Badung telah melakukan sparing dengan pecatur-pecatur Sidoarjo, yang langganan menjadi juara umum Porprov Jatim. Ini menjadi bahan evaluasi penting bagi kami untuk meningkatkan kemampuan para pecatur Badung ke depannya,” jelas Wayan Tirta. 

”Saya sudah menugaskan atlet untuk mengeluarkan kemampuan penuh pada kegiatan tersebut. Dengan pengalaman tersebut, kami yakin mereka akan lebih siap menghadapi tekanan kompetisi di Porprov nanti,” tambah pria yang juga Wakil Ketua Umum I KONI Kabupaten Badung itu.

Suasana sparing antara pecatur-pecatur Badung dan Sidoarjo beberapa waktu yang lalu di Kota Sidoarjo, Jawa Timur

Percasi Badung saat ini sudah membentuk tim definitif untuk Porprov Bali XVI, yang terdiri 18 atlet, 6 pelatih, dan 4 orang official. Meski menyadari adanya kelemahan di sektor putra, Wayan Tirta optimis pihaknya dapat memoles kemampuan mereka menjadi kekuatan yang kompetitif.  

”Kami masih terus berupaya meningkatkan performa pecatur putra kami. Namun, tim putri sudah menunjukkan perkembangan yang sangat baik, terbukti saat sparing di Sidoarjo, tim putri menjadi juara satu, dan ini menjadi modal kuat untuk mencapai target kami,” tukasnya. 

Percasi Badung memiliki target ambisius untuk meraih juara umum di Porprov Bali 2025 dengan membidik 9 medali emas. Untuk merealisasikan target tersebut, mereka merancang program training camp intensif dan berlatih serius 4 kali seminggu.

Hal ini dilakukan untuk membiasakan mental atlet menghadapi persaingan sengit dengan pecatur dari luar daerah.  

”Kami harus realisasikan target 9 emas dan juara umum. Ini bukan sekadar ambisi, tapi komitmen yang akan terus kami upayakan melalui kerja keras dan program strategis,” tandas Wayan Tirta. 

Dengan upaya berkelanjutan dan strategi matang, Percasi Badung optimis dapat menjadi kekuatan dominan dalam dunia catur Bali dan meraih hasil gemilang di Porprov Bali 2025.