Mangupura, Koni Badung- KONI Badung menerima kunjungan dari Pengurus KONI Hulu Sungai Tengah (HST) di Kantor Sekretariat KONI Badung, Jumat (23/1).
Dalam kunjungan tersebut, Sekretaris Umum KONI HST Tri Anggara menyampaikan tujuan kehadirannya pagi itu tiada lain untuk mengetahui keberadaan KONI Badung, serta lebih mengenal dan mengetahui program-program unggulan apa saja yang dijalankan.
Disamping itu, pihaknya juga ingin melakukan penguatan jaringan kolaborasi, serta mendapat referensi dalam penyusunan strategi meningkatkan prestasi olahraga Hulu Sungai Tengah, salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan.
Ada satu hal khusus yang menjadi poin pertanyaan dalam kujungannya adalah strategi keberhasilan KONI Badung sehingga bisa menjadi juara umum dalam Porprov Bali sebanyak sepuluh kali secara berturut-turut.
Menjawab pertanyaan dari KONI HST tersebut, Sekum I Ketut Widia Astika yang dalam pertemuan yang penuh keakraban tersebut, didampingi Wakil Ketua III, I Wayan Sukerta, serta KTU Pande Krisnayana, menyampaikan bahwa terjalinnya hubungan strategis antar pengurus cabang olahraga (cabor), dinas terkait, serta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Badung menjadi kunci sukses keberhasilan KONI Badung.
Sementara dalam melakukan pembinaan atlet, KONI Badung menyerahkan sepenuhnya kepada Cabor, baik dalam melakukan pembibitan, pembinaan, maupun dalam pemilihan atlet berprestasi. Peran KONI Badung hanya mewadahi, mengawasi, dan melakukan pengayoman.
Mengenai pembibitan atlet, dijelaskan juga peranan dari pengurus cabor dalam memantau dan menyeleksi bibit-bibit atlet muda melalui pelaksanaan Porsenijar, Mangupura Cup, dan Bupati Badung Cup.
Dijelaskan pula, program unggulan berupa KONI Badung Sport Tourism (KBST) yang sudah sukses dilaksanakan dalam 2 tahun terakhir.
Tujuan KBST tersebut, pertama meningkatkan kualitas atlet Badung karena dapat melakukan try-in, sedangkan yang kedua, ikut membantu pemerintah mendatangkan turis ke Badung dan Bali sebab mereka usai bertanding akan menikmati obyek wisata di Badung dan Bali. Semua kegiatan dan penginapan atlet harus di Badung.

