Mangupura, Koni Badung- Usai sukses menggelar Bupati Badung Cup Handball 2025 bulan lalu, Pengkab Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Badung memastikan akan penyelenggaraan Kejuaraan Handball akan digelar sebagai agenda penutup tahun 2025. Event ini dijadwalkan berlangsung pada 24 dan 26 Desember 2025 sebagai bagian dari komitmen ABTI Badung untuk menjaga kesinambungan pembinaan atlet dan memperluas jangkauan olahraga handball di masyarakat.
Ketua Harian Pengkab ABTI Badung, I Gusti Agung Ngurah Dedy Priyatna mengatakan, kejuaraan ini kembali digelar untuk memberikan ruang kompetisi yang layak bagi para pemain yang sudah berada di kategori umum.

“Kami ingin memastikan masyarakat umum serta pelajar yang sudah tamat sekolah tetap memiliki wadah untuk bertanding. Handball tidak hanya untuk pelajar, tetapi juga harus terus hidup di masyarakat,” ujarnya, Sabtu (6/12)
Dalam pelaksanaan tahun ini, ABTI Badung memproyeksikan partisipasi sebanyak mungkin klub handball dari Badung maupun kabupaten/kota lain di Bali. Dua nomor resmi yang dipertandingkan adalah indoor putra dan indoor putri, dengan batasan usia minimal 17 tahun untuk seluruh peserta.
Terkait venue, pria yang kerap disapa Gung Dedy tersebut menjelaskan bahwa panitia memilih salah satu fasilitas indoor di Badung yang memenuhi standar teknis untuk pertandingan handball.
“Demi memastikan kualitas pertandingan tetap terjaga, kita memilih My Stadium. Yang terpenting adalah lapangan sesuai standar agar atlet bisa bertanding secara maksimal,” jelasnya.
Dia menambahkan, ABTI Badung setiap tahunnya selalu menggelar dua jenis kejuaraan kategori pelajar dan kategori umum. Langkah ini dilakukan untuk mendukung keberlanjutan pembinaan serta meningkatkan popularitas handball di tengah masyarakat.
“Dengan pola kejuaraan berjenjang seperti ini, kami berharap minat terhadap handball semakin tumbuh dan muncul lebih banyak atlet potensial dari Badung,” katanya.
Kejuaraan ini sekaligus menjadi evaluasi bagi klub-klub dalam mengukur perkembangan atlet mereka menjelang agenda kompetisi tahun berikutnya. ABTI Badung berharap event ini dapat berlangsung lancar dan menjadi momentum semakin dikenalnya olahraga handball di Bali.
“Harapannya melalui event ini akan lahir atlet – atlet potensial ke depannya,” pungkas Gung Dedy.

