Mangupura,Koni Badung- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Badung di ajang nasional. Kali ini giliran kenshi Badung, Luh Putu Syntya Wulandari, sukses meraih emas di PON Bela Diri Kudus 2025. Bertanding di Djarum Arena 3A, Kudus, Jawa Tengah, Senin (20/10), Wulan meraih medali emas di nomor Randori Perorangan Kelas 55 kg putri Shorinji Kempo.
Pencapaian ini terasa istimewa bagi Wulan-sapaan akrabnya. Sebab, ini adalah emas pertamanya di level kejuaraan nasional karena sebelumnya hanya bisa berjuang tanpa hasil di PON 2024 Aceh-Sumut.
“Sangat bangga, baru pertama kali juga juara satu di kejuaraan nasional seperti ini,” ucapnya dengan wajah sumringah seusai pertandingan.
Perjalanan menuju podium tertinggi tidaklah singkat. Wulan menjelaskan bahwa persiapan menuju PON Bela Diri 2025 sudah dimulai sejak lama.
Ia bahkan sebelumnya baru saja mengikuti Porprov Bali dan juga mempersembahkan 2 medali emas untuk Badung pada nomor Embu Berpasangan dan Randori Perorangan Kelas 55 Kg.
“Persiapannya panjang, dari Porprov sampai sekarang tuh lanjut terus,” tuturnya.
Ketertarikan Wulan terhadap dunia kempo ternyata berawal dari keluarga. Ia mengaku sudah mengenal Shorinji Kempo sejak kecil karena dibimbing langsung oleh sang ayah.
Dukungan keluarga, terutama sang ayah yang juga mantan kenshi, menjadi motivasi besar bagi Wulan untuk terus berprestasi. Ia pun mengikuti jejak sang ayah mendalami kempo.
“Dari kecil sudah latihan Kempo, dilatih sama ayah. Dulu ayah juga atlet, sekarang jadi pelatih,” ujarnya.
Bagi Wulan, kempo bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga seni yang indah. “Yang menarik di kempo itu, saya suka seninya, tarungnya, gerakannya, semuanya menarik,” katanya dengan penuh semangat.
Meski baru saja meraih emas, Wulan sudah menatap ke depan. Ia berharap bisa terus mempertahankan prestasi dan kembali membawa pulang emas di berbagai ajang berikutnya.
“Targetnya semoga bisa emas terus di ajang-ajang yang diikuti,” pungkasnya.
