Menu Close

Askab PSSI Badung Tegaskan Atlet Beach Soccer Badung Sesuai Prosedur

Mangupura-KONI Badung.-Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Kabupaten Badung buka suara atas tudingan penggunaan atlet luar daerah untuk memperkuat kontingen Beach Soccer Badung pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali September mendatang. Pemanfaatan tiga pemain yang memperkuat kontingen Badung sudah sesuai prosedur dan diterima oleh KONI Bali.

Sekertaris Umum Askab PSSI Badung, Gede Eka Surawan, mengatakan telah mempersiapkan 12 atlet menuju Porprov Bali. Di mana empat dari atlet yang dipersiapkan itu merupakan mantan pemain Timnas Beach Soccer. Namun, ketiganya sudah resmi menjadi bagian dari kontingen Badung dan sudah entry by name di KONI Bali.

“Kalau mantan pemain Timnas Beach Soccer itu ada dua orang dari Badung. Jadi, namanya sudah masuk sesuai aturan,” kata Eka Surawan, Selasa (29/7).

Dijelaskan lebih lanjut, apa yang ditudingkan oleh KONI Denpasar itu tidak berdasar. Karena, tidak ada pemain tim Badung bermain di Divisi 3. Dia pun meluruskan, mungkin yang dimaksud dari Liga 3.

“Pakai mantan pemain timnas, Liga 3 tidak masalah dan tidak ada melanggar aturan yang ada di Porprov Bali. Kalau tidak sesuai prosedur pasti ditolak saat entry by name,” jelas Eka Surawan.

Saat ini, seluruh kontingen Badung sedang menjalani pemusatan latihan sejak Maret lalu. Latihan terpusat itu dilaksanakan dua kali seminggu di Pantai Tanjung Benoa, Kuta Selatan. Eka Surawan pun menduga, pengunduran diri kontingen Denpasar di Porprov Bali diduga karena jadwal pertandingan di Liga 3 akan berlangsung bersamaan, sehingga tidak bisa memanfaatkan pemain untuk berlaga di Beach Soccer nantinya.

“Mungkin ya, indikasi saya karena pelaksanaan Porprov berdekatan juga dengan persiapan Liga 3, jadi itu sejatinya alasannya (mundur, Red),” katanya.

Eka Surawan tetap berharap Kontingen Denpasar bisa sportif, menarik keputusannya dan tetap berlaga di Beach Soccer. Apalagi Porprov Bali ini merupakan pestanya olahraga di Bali, pesta olahraga rakyat Bali dan jangan orientasi utama medali. Dia juga mengajak hormatilah pemerintah, KONI dan PSSI Bali.

“Ayolah, semoga semuanya junjung tinggi sportifitas. Selama ini kepercayaan timnas Beach Soccer kan diberikan di Bali, kalau Beach Soccer sampai urung dimainkan, kepercayaan PSSI Pusat akan hilang,” ajaknya.

Sebagaimana diketahui, Ketua KONI Denpasar Putu Yudiatmika menarik keikutsertaan kontingen Beach Soccer Denpasar pada Porprov Bali mendatang. Langkah ini merespon temuan timnya terkait kontingen Badung memanfaatkan pemain divisi 3.

Bahkan, ada 8 atlet yang terindikasi berasal dari luar daerah. Maka dari itu, pihaknya memilih mundur meski cabang olahraga itu sebelumnya penyumbang emas di Porprov Bali sebelumnya.

“Tidak ada gunanya ikut di Beach Soccer, karena lawannya itu tim Divisi 3. Kami menolak untuk ikut dan keputusan sudah disampaikan ke tim keabsahan KONI Bali,” kata Yudiatmika.