Mangupura-Koni Badung,-Ini merupakan kejutan tak terduga datang dari pelatih kelas dunia asal Republik Iran, Soheil Arianasab, yang langsung turun tangan memberikan coaching clinic kepada skuad kabaddi Badung yang tengah bersiap menghadapi Porprov Bali 2025.
Kehadiran pelatih yang dikenal membawa tim Iran menumbangkan dominasi India di ajang Asian Games 2018 itu benar-benar menjadi berkah tak terduga bagi tim asuhan duet pelatih Rega Padmawan dan I Gusti Ayu Putu Martini.
”Saya memantau perkembangan kabaddi Badung lewat Instagram. Saya melihat kerja keras dan semangat anak-anak di sini. Terutama pemain seperti Rai Suastika. Itu membuat saya penasaran dan ingin datang langsung,” ungkap Soheil, usai sesi coaching di GOR Mengwi, Jumat (4/7/2025) lalu.
Ketertarikan Soheil tak datang begitu saja. Ia secara konsisten mengikuti aktivitas akun media sosial Kabaddi Badung, dan dari situ mulai menggali informasi lebih lanjut.
Komunikasi intensif dengan pelatih Rega Padmawan pun terjalin, hingga akhirnya pria berlogat Timur Tengah ini memutuskan untuk terbang ke Bali—tak hanya untuk liburan, tapi juga berbagi ilmu.
”Talenta lokal ini sangat potensial untuk berkembang. Apalagi ada beberapa pemain yang sudah punya pengalaman di turnamen seperti Bangabandhu Cup di Bangladesh. Sekarang tinggal mempertajam variasi permainan mereka,” jelasnya.
Menurut Soheil, Indonesia—khususnya Bali—sudah mulai diperhitungkan dalam peta kabaddi Asia. Apalagi, sebagian besar pemain Timnas Kabaddi Indonesia berasal dari Bali. Itu terbukti dari keikutsertaan Indonesia dalam berbagai ajang bergengsi seperti Martial Art di Korea Selatan, Women Tournament di Malaysia, dan Beach Kabaddi di Thailand.
Menariknya, Soheil tak hanya berhenti pada satu hari coaching clinic. Ia bahkan mengungkapkan rencana jangka panjang untuk mengundang beberapa pemain dari Badung ke Iran.
”Saya berharap bisa membawa beberapa pemain dari sini ke Iran untuk mengikuti program pelatihan. Tapi tentu saja, itu masih sebatas rencana. Kami akan terus menjalin komunikasi,” katanya.
Ia juga menyebut alasan memilih Badung bukan tanpa alasan. ”Kabaddi di sini berkembang sangat cepat. Kami ingin menjadi bagian dari perkembangan itu dengan berbagi pengetahuan,” tuturnya dengan penuh antusias.
Ketua Umum Kabaddi Badung, I Kadek Sudharma Hariawan, menyambut baik kehadiran pelatih berlevel internasional itu. Ia menyebut momen ini sebagai sejarah penting bagi kabaddi Badung.
”Pelatih Soheil datang dari Iran, negara yang kini jadi kekuatan baru kabaddi dunia. Iran bahkan mengalahkan India, negara kelahiran kabaddi, di Asian Games 2018. Ini pengalaman langka dan berharga bagi pemain-pemain kami,” ucapnya bangga.
Ia menambahkan, keberhasilan Iran saat itu sangat monumental, terutama saat tim putri Iran menundukkan India 27-24, dan tim putra menggulingkan dominasi tujuh kali juara India, sebelum akhirnya menyabet emas usai mengalahkan Korea Selatan 26-16 di final.
”Para pemain kabaddi Badung mendapat polesan teknik dan taktik berkelas dunia, langsung dari pelatih internasional. Ini motivasi besar menjelang Porprov Bali 2025,” tambahnya.
Meski hanya berlangsung sehari, pelatih kabaddi Badung, I Gusti Ayu Putu Martini, mengungkapkan bahwa anak-anak asuhnya sangat antusias dan menyerap semua materi dengan semangat tinggi.
”Materi yang diberikan sangat lengkap—mulai dari teknik dasar, strategi bertahan, variasi serangan, positioning hingga mini games. Kami benar-benar bersyukur bisa belajar langsung dari pelatih sekaliber Coach Soheil,” ujarnya.
Ia berharap ilmu yang diperoleh ini bisa menjadi bahan bakar semangat bagi tim Badung untuk merebut medali emas dan meraih juara umum di ajang Porprov Bali 2025.
