Menu Close

Bulan Ini, THB Porprov Bali 2027 akan Dimatangkan

Denpasar, Koni Badung-Komite Olahraga Indonesia (KONI) Bali di bulan November ini akan merampungkan Technical Handbook (THB) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027, untuk memastikan ketentuan teknis dan nomor pertandingan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Menurut Ketua Binpres KONI Bali, Anak Agung Bagus Tri Candra Arka, THB menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Porprov karena mengatur sejumlah aspek, mulai dari nomor pertandingan, batas usia atlet, hingga back number atau nomor punggung. Karena itu, verifikasi dilakukan secara cermat untuk menghindari ketimpangan dalam pelaksanaan pertandingan.

“Yang pertama, saya akan merapikan THB, karena target dari November bulan depan sudah kelar, ya menunggu Desember. Di mana THB ini sangat penting sekali, yang sensitif, yang pastinya kami BPPW berhati-hati,” ungkap pria yang akrab disapa Gung Cok, dikutip media ini dari halaman berita NusaBali.

Dia menjelaskan, sebelum THB ditetapkan, Binpres KONI Bali akan melakukan konsolidasi dengan cabor yang berkaitan langsung dengan penyusunan ketentuan teknis. Langkah ini diperlukan untuk memastikan aturan yang diterapkan tidak menimbulkan persoalan saat Porprov Bali 2027 berlangsung.

“Langsung karo, dengan THB-nya jadi nanti bulan November sebelum ketok palu, kita akan konsolidasi dengan cabang-cabang tertentu, cabang-cabang pemilik THB. Karena back number, usia, aturan itu menjadi pokok prinsip,” ujarnya.

Menurut Gung Cok, ketentuan tersebut perlu diperhatikan agar nomor yang dipertandingkan pada Porprov Bali 2027 tidak menimbulkan ketimpangan dibandingkan dengan penyelenggaraan sebelumnya. Dengan demikian, setiap cabor memiliki pedoman yang jelas dalam mempersiapkan atlet dan menentukan nomor pertandingan yang akan diikuti.

Porprov Bali 2027 direncanakan diikuti 54 cabor. Menurut Gung Cok, jumlah tersebut tidak berubah dari rancangan sebelumnya. Namun, rincian nomor pertandingan masih dalam tahap verifikasi.“Masih dalam verifikasi. Jadi, kami ada lagi dua tahapan verifikasi yang terakhir baru kami yang terakhir baru pemanggilan cabor dengan cabor,” jelasnya.

Selain mematangkan persiapan Porprov, Binpres KONI Bali juga menjadikan hasil kejuaraan nasional (kejurnas) sebagai salah satu acuan untuk memetakan kekuatan atlet menjelang babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON).

Pada Desember 2026, KONI Bali berencana memanggil perwakilan cabor untuk mengevaluasi capaian atlet dalam kejurnas yang telah diikuti. Evaluasi akan mempertimbangkan peringkat dan prestasi atlet, termasuk mereka yang mampu menembus peringkat tiga besar, empat besar, hingga delapan besar. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program peningkatan prestasi menjelang babak kualifikasi PON.

Gung Cok menilai atlet yang belum mampu menembus lima besar perlu mendapat perhatian lebih dalam pembinaan. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing atlet sehingga memiliki peluang meraih medali pada PON mendatang.

“Kalau di atas lima besar, pastinya BK PON yang harus tingkatkan, bagaimana sampai ada masuk ke lima besar, sehingga masih ada satu harapan dalam meraih medali pada PON,” pungkasnya. *NB

KONI Badung yang diwakili Wakil Ketua III I Wayan Sukerta, membuka Muskab FERKUSHI Badung 2026 di Dalung Tropical Kitchen, Sabtu (31/10).
Wakil Ketua III KONI Badung Wayan Sukerta, membuka pelaksanaan Muskab Ferkushi Badung 2026, di Dalung Tropical Kitchen, Sabtu (31/10).
Suasana Muskab Ferkushi Badung 2026
KONI Badung yang diwakili Wakil Suasana Muskab FERKUSHI Badung 2026 di Dalung Tropical Kitchen, Sabtu (31/10).
Suasana Muskab Ferkushi Badung 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *