Menu Close

Badung Rebut Juara Kejurnas Bola Tangan 2026

Surabaya, Koni Badung-Tim bola tangan Kabupaten Badung sukses menjadi juara 1 pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Tangan 2026 di GOR Universitas Negeri Surabaya, Jawa Timur, 3–8 Agustus.

Mewakili Bali, tim Gumi Keris menjadi juara kategori divisioning putra setelah mengalahkan Jawa Tengah dengan skor 20-16 pada partai final.

Keberhasilan itu melengkapi penampilan impresif Badung sepanjang turnamen yang diikuti delapan provinsi, yakni Bali, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Riau, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur. Sebelum melaju ke final, Badung menyingkirkan Kalimantan Selatan dengan skor telak 17-4 pada semifinal.

Sementara Jawa Tengah memastikan tiket final usai menundukkan Riau 15-10. Kalimantan Selatan dan Riau pun harus puas berbagi medali perunggu.

Ketua Harian ABTI Badung, I Gusti Agung Ngurah Dedy Priyatna, mengatakan Badung menurunkan 14 atlet putra yang didampingi empat ofisial, yakni Agus Aditya, Juniarta, Agus Budi, dan I Gede Putrawan. Meski hanya menjalani persiapan sekitar dua pekan, seluruh tim mampu menunjukkan disiplin dan kerja keras hingga meraih hasil maksimal.

“Kami ditunjuk oleh Pengprov ABTI Bali mewakili Bali ke Kejurnas. Persiapan mendadak, syukur anak-anak semangat sehingga bisa meraih prestasi membanggakan,” kata Dedy saat diwawancarai media ini, Kamis (6/8).

Dia menjelaskan, mayoritas pemain merupakan tim bayangan Badung yang dipersiapkan menuju Porprov Bali 2027. Menurutnya, raihan emas tersebut menjadi bukti bahwa proses latihan dan pengorbanan para atlet selama ini membuahkan hasil.

“Prestasi ini membuktikan bahwa setiap latihan, perjuangan, dan pengorbanan yang dilakukan selama ini tidak sia-sia. Hasil ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan berprestasi pada Porprov Bali 2027,” ujarnya.

Dedy Priyatna optimistis stok pemain muda yang dimiliki Badung mampu menjaga tradisi prestasi bola tangan di Bali. Pembinaan yang berkelanjutan dinilai menjadi modal penting untuk mempertahankan dominasi pada ajang-ajang berikutnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Badung, I Ketut Widia Astika yang hadir langsung di Surabaya menilai Kejurnas menjadi momentum penting dalam menghidupkan regenerasi atlet bola tangan di Kabupaten Badung.

“Kejuaraan ini menjadi ruang penjaringan talenta muda sekaligus penguatan sistem pembinaan atlet menuju level nasional,” imbuh Widia Astika

.

Senada dengan itu, Binpres KONI Badung, I Kadek Sudharma Hariawan, memberikan apresiasi kepada ABTI Badung yang konsisten membina atlet usia muda. Dia menegaskan, proses pembinaan ke depan akan semakin diperkuat melalui pendekatan berbasis data.

“Kejurnas ini memiliki makna penting karena menjadi momentum menjaring kembali bibit-bibit atlet muda,” jelasnya.
Dia menambahkan, pembinaan atlet berbasis data akan menjadi landasan dalam proses seleksi dan pengembangan prestasi sehingga berlangsung lebih objektif dan berkelanjutan.

“Pembinaan atlet harus dilakukan by data sehingga setiap atlet memiliki peluang yang sama untuk berkembang berdasarkan kemampuan dan performanya,” pungkas Sudharma.*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *