Kerobokan, Koni Badung-Kejuaraan Bulutangkis Piala Bupati Badung 2026 resmi ditutup, Minggu (12/7), setelah berlangsung selama tiga hari, 10–12 Juli 2026. Ajang ini tidak sekadar menjadi kompetisi antarklub, tetapi juga menjadi arena seleksi atlet menuju Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) sekaligus bagian dari persiapan menghadapi Porprov Bali 2027.
Ketua PBSI Badung, Anak Agung Ketut Agus Nadi Putra, mengatakan Piala Bupati Badung merupakan agenda pembinaan yang kini dikemas lebih besar dibandingkan kejuaraan sebelumnya. Menurutnya, turnamen ini menjadi wadah untuk mengukur hasil pembinaan atlet sekaligus mencari bibit terbaik yang akan memperkuat Badung pada ajang berikutnya.
“Juara-juara pada turnamen ini akan kami kirim ke Kejurprov. Ini merupakan bagian dari pembinaan berjenjang menuju Porprov Bali 2027,” ujarnya.
Agus Nadi mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Badung dan KONI Badung yang dinilai memberikan perhatian besar terhadap pengembangan olahraga, khususnya bulu tangkis. Ia juga memuji kepengurusan KONI Badung yang aktif melakukan pembenahan organisasi cabang olahraga.
Menurutnya, PBSI Badung juga terus melakukan penataan organisasi dengan mendata klub-klub secara menyeluruh. Dari semula hanya sekitar tujuh klub, kini tercatat lebih dari 20 klub yang aktif berada di bawah naungan PBSI Badung.
“Kami ingin pembinaan berjalan tertib. Klub yang legal dan aktif akan mendapat pembinaan sehingga prestasi atlet bisa terus meningkat,” katanya.
Ia menilai persaingan bulu tangkis di Bali kini semakin merata. Meski selama ini kekuatan utama masih berada di Badung, Denpasar, dan Buleleng, daerah lain mulai menunjukkan perkembangan sehingga pembinaan harus dilakukan lebih serius.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Badung, Ketut Widia Astika, yang mewakili Ketua KONI Badung saat penutupan, memberikan apresiasi kepada PBSI Badung karena menjadi cabang olahraga pertama yang menuntaskan rangkaian Piala Bupati Badung 2026.
Ia mengatakan KONI sengaja mempercepat pelaksanaan seluruh kejuaraan cabang olahraga agar persiapan menghadapi Porprov Bali 2027 dapat dilakukan lebih dini.
“Kami ingin seluruh cabang olahraga menyelesaikan Piala Bupati paling lambat September. Setelah itu fokus kita adalah membentuk tim definitif Porprov Bali 2027,” tegasnya.
Menurut Widia Astika, seluruh cabang olahraga telah diminta menyerahkan nama-nama atlet tim bayangan setelah pelaksanaan Porjar Bali. Melalui Piala Bupati, proses seleksi atlet diharapkan semakin objektif sehingga Badung memiliki kekuatan terbaik saat bertanding di Porprov Bali di Kabupaten Buleleng.
Ia optimistis target mempertahankan gelar juara umum Porprov dapat diwujudkan apabila seluruh cabang olahraga mampu tampil sebagai juara di nomor masing-masing.
“Kami ingin Badung kembali mempertahankan tradisi juara umum Porprov. Karena itu pembinaan harus dilakukan sejak sekarang, bukan menjelang pertandingan,” ujarnya.
Selain memberikan apresiasi kepada atlet dan pelatih, Widia Astika juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua yang dinilai memiliki peran besar dalam mendukung perkembangan prestasi atlet sejak usia dini. Menurutnya, mental juara lahir dari proses latihan yang panjang, pembinaan berkelanjutan, dan dukungan penuh keluarga.
Mantan Kadisdikpora Badung ini juga menegaskan Kejuaraan Piala Bupati Badung 2026 memang dirancang sebagai bagian dari strategi pembinaan atlet secara berkelanjutan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali 2027 di Kabupaten Buleleng.
“Kejuaraan Piala Bupati Badung ini memang sengaja dirancang sebagai upaya menyiapkan atlet menghadapi berbagai event, khususnya Porprov Bali 2027. Melalui kejuaraan ini, setiap cabang olahraga diharapkan sudah memiliki tim bayangan, kemudian disaring menjadi tim definitif sehingga proses pembinaan berjalan lebih terarah dan berkelanjutan,” ujar Widia Astika.
Menurutnya, hasil kejuaraan menjadi tolok ukur bagi setiap cabang olahraga dalam memetakan atlet terbaik yang akan diproyeksikan mengikuti kejuaraan tingkat provinsi maupun Porprov. Khusus cabang bulu tangkis, peraih medali emas dan perak akan dipersiapkan tampil pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) sebagai tahapan seleksi lanjutan sebelum ditetapkan sebagai atlet yang memperkuat Badung pada Porprov Bali 2027.
“Target akhirnya tentu meraih medali emas sebanyak-banyaknya di Porprov Bali 2027 sekaligus mempertahankan gelar juara umum yang selama ini diraih Kabupaten Badung,” tegasnya.
Turnamen Bupati Badung Cup 2026 cabang bulu tangkis diikuti klub-klub dari berbagai wilayah di Kabupaten Badung dengan mempertandingkan kelompok usia mulai dari prausia dini hingga taruna. Ajang ini diharapkan menjadi agenda tahunan sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Badung di tingkat Provinsi Bali maupun nasional. (*DS)
