Mangupura, Koni Badung- KONI Badung kembali akan menggelar kegiatan Pelatihan Pelatih (TOT) mulai besok, Jumat, 03 Juli 2026, bertempat di Swiss-Bellhotel Rainforest Sunset Road, Kuta, Badung.
Menurut Ketua Panitia Penyelenggara TOT I Ketut Widia Astika, kegiatan yang akan berlangsung selama 2 hari tersebut sengaja menyasar pelatih muda dari setiap cabang olahraga sebagai upaya regenerasi serta menyiapkan tenaga pelatih muda, untuk dididik pengetahuan dasar, meningkatkan keterampilan pelatih, sehingga mampu membuat program latihan yang tepat dan efektif. “Kami memang sengaja menyasar pelatih pemula dalam TOT tahun ini, tujuannya untuk regenerasi dan penguatan profesionalisme pelatih di Kabupaten Badung,” ungkap Widia Astika yang juga menjabat Sekretaris Umum KONi Badung tersebut.
Ia menambahkan, selama 2 hari para pelatih muda tersebut akan digembleng oleh instruktur yang sudah berpengalaman dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja. Adapun materi yang akan diajarkan diantaranya prinsip-prinsip dasar pelatihan modern, teknik pengukuran fisik, monitoring, dan evaluasi atlet, penyusunan program latihan berbasis analisis kebutuhan cabor, dan implementasi program latihan kinerja pelatih.
Para pelatih muda juga akan dibimbing oleh pengajar profesional Undiksha dalam workshop penyusunan program latihan, dilanjut membuat simulasi dan mengimplementasikannya sesuai kelompok cabang olahraga. “Ada sekitar 6 instruktur bergelar Doktor dari Undiksha sudah siap membagikan ilmunya untuk para pelatih muda Kabupaten Badung,” pungkas Widia Astika.
Sementara itu Ketua Umum KONI Badung I Made Sutama, ditemui Rabu (01/7) di ruang kerjanya berharap ilmu yang didapat oleh pelatih, nantinya benar-benar mampu ditetapkan dengan baik kepada atletnya di semua cabor. Mereka sudah dibekali ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya pengembangan prestasi. Untuk itu pelatih dapat benar-benar melakukan evaluasi program sehingga dapat dipakai mempersiapkan atlet menuju Porprov Bali 2027 mendatang.
Made Sutama berpesan, jangan segan di internal cabor mengganti pelatih, dan itu bukan hal tabu. Ini dikhususkan bagi cabor yang gagal di Porprov Bali yang lalu. “Ganti saja pelatih yang tidak kompeten, perlu ada regenerasi pelatih. Ilmu yang didapat wajib diterapkan saat menggeber program pelatihan ke atlet, untuk di semua cabor di bawah KONI Badung,” pesan Sutama.
Ditanya mengenai target pada Porprov Bali 2027, pihaknya yakin akan mempertahankan juara umum yang kesebelas kalinya di Buleleng. Para cabor saat ini sudah mulai menyusun tim bayangan untuk menghadapi ajang multi even olahraga terbesar di Bali.
