Menu Close

Dancesport Badung Lampaui Target PORJAR 2026, Bukti Pembinaan Atlet Muda Berjalan Efektif

Denpasar, Koni Badung- Cabang olahraga (cabor) Dance Sport Kabupaten Badung mencatatkan prestasi gemilang pada Pekan Olahraga Pelajar (PORJAR) Bali 2026. Tidak hanya berhasil memenuhi target, kontingen Badung bahkan melampaui capaian yang ditetapkan dengan raihan 13 medali emas, 11 perak, dan 8 perunggu.

Kompetisi Dance Sport PORJAR Bali 2026 berlangsung pada 6-8 Juni 2026 di SMKN 1 Denpasar dan mempertandingkan 17 kategori lomba, mulai dari syllabus cha-cha, rumba, jive, line dance, solo dance, hingga kategori Free For All (FFA) dan synchronized dance.

Ketua Umum IODI Kabupaten Badung, AA Yuyun Hanura Eny, mengatakan pencapaian tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan atlet usia pelajar yang selama ini dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi antara organisasi olahraga, sekolah, pelatih, dan orang tua.

“Raihan medali tahun ini sangat membanggakan karena mengalami peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa program pembinaan yang kami jalankan bersama sekolah-sekolah berjalan dengan baik dan menghasilkan atlet-atlet yang semakin kompetitif,” ujarnya.

Pada PORJAR 2025, Dancesport Badung meraih 5 medali emas, 9 perak, dan 12 perunggu. Sementara pada PORJAR 2026, IODI Badung menargetkan 8 emas, 6 perak, dan 3 perunggu. Namun hasil akhir justru jauh melampaui target dengan tambahan lima medali emas di atas sasaran yang ditetapkan.

Menurut Yuyun, peningkatan prestasi tersebut juga menjadi indikator pesatnya perkembangan Dancesport di Kabupaten Badung. Selain jumlah atlet yang terus bertambah, kualitas penampilan dan daya saing atlet muda juga mengalami kemajuan yang signifikan.

Dalam ajang ini, Badung menurunkan 42 atlet dan tiga pelatih yang berlaga pada 17 nomor pertandingan. Dominasi para atlet Badung di berbagai kategori menunjukkan bahwa regenerasi atlet berlangsung dengan baik dan mampu bersaing di tingkat provinsi.

Lebih dari sekadar mengejar medali, perkembangan Dancesport dinilai memiliki nilai edukatif bagi kalangan pelajar. Olahraga yang memadukan unsur seni, musik, koordinasi gerak, disiplin, dan kebugaran fisik ini semakin diminati siswa karena mampu membentuk karakter, kepercayaan diri, serta kemampuan bekerja sama.

“Dancesport kini semakin diterima dan digemari di lingkungan sekolah. Ini menjadi perkembangan positif karena olahraga tidak hanya membentuk prestasi, tetapi juga karakter generasi muda,” ungkap mantan Birokrat Pemkab Badung tersebut.

Gung Yuyun juga mengatakan, keberhasilan melampaui target pada PORJAR Bali 2026 menjadi modal penting bagi IODI Badung untuk terus memperkuat pembinaan atlet usia dini. “Dengan tren prestasi yang terus meningkat, Dancesport Badung diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi pada masa mendatang,” tegasnya. (*DS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *