Mangupura, Koni Badung- Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Badung telah dilakukan Senin, (29/12/2025) di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung.
I Made Sutama terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum KONI Badung masa bakti 2025-2029 menggantikan Ketum sebelumnya I Made Nariana.
Musorkab kali ini menekankan pentingnya sinergi antara pembinaan olahraga dan sektor pariwisata di Kabupaten Badung. Ini beralasan, mengingat sektor pariwisata selama ini merupakan lokomotif perekonomian bagi Gumi Keris.
Ketua Umum KONI Badung Made Sutama saat ditemui dikantornya, Selasa, (6/1) mengatakan, visi Pemkab Badung selaras dengan KONI Badung untuk menjadikan Badung sebagai barometer pembinaan dan pusat prestasi olahraga di Bali, disamping juga sebagai tujuan dan destinasi utama pariwisata di Indonesia.
“Disamping sebagai barometer prestasi olahraga di Bali, Kami menyadari Badung menjadi destinasi utama pariwisata di Indonesia, untuk itu kita harus menjaga tempat-tempat wisata agar tetap terjaga dan bersih,” ungkap Made Sutama.
“Untuk itu, kami di KONI Badung akan mengadakan kegiatan bersih-bersih Pantai Kuta,” pungkasnya.
Sementara itu, I Ketut Widia Astika yang sementara waktu menjadi Plt. Sekretaris KONI Badung, merinci untuk kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu, (10/1/2026), bersih-bersih Pantai Kuta akan dimulai pagi, pukul 07:00 WITA. Kegiatan sebagai wujud kepedulian pelaku olahraga Badung terhadap lingkungan ini akan diikuti oleh perwakilan seluruh Cabang Olahraga (Cabor), pengurus baru, serta staff sekretariat.

“Secara administrasi, kami sudah bersurat ke Jero Bendesa Kuta, tembusan ke Pak Lurah, Pak Camat, serta ke Dinas LHK, prinsipnya mereka sudah siap mensupport. Tinggal action saja.” sambung Widia Astika.
Keikutsertaan insan-insan olahraga Badung ambil bagian dalam kegiatan bersih-bersih pantai, sebagai wujud nyata KONI Badung untuk berperan aktif dalam menjaga dan peduli lingkungan, mengingat sampah, kebersihan, banjir, dan lingkungan menjadi isu besar yang sedang dihadapi Bali saat ini.
Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi momentum awal tahun untuk mempererat silaturahmi antar-cabor, sekaligus menunjukkan bahwa insan olahraga juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungan.
“Untuk hari Sabtu ini kami fokus pada kebersihan lingkungan sambil bertemu dengan teman-teman cabor di awal tahun,” ucapnya.
Disinggung mengenai kapan pengukuhan dan pelantikan pengurus baru, Widia Astika menyampaikan bahwa saat ini proses administrasi kepengurusan KONI Badung masa bakti 2025–2029 masih menunggu Surat Keputusan (SK) dari KONI Bali.
“Saat ini kami sedang berproses di KONI Bali bertemu dengan Sekretaris Umum KONI Bali untuk menyerahkan hasil Musorkab dan susunan pengurus baru. Jadi kami masih menunggu keluarnya SK penetapan dan pengukuhan dari KONI Bali,” pungkasnya.
Setelah kepengurusan resmi ditetapkan, KONI Badung akan menyusun program kerja tahun 2026 dengan fokus pada evaluasi kegiatan sebelumnya.(*war)
