Mangupura-Koni Badung,-Atlet KONI Badung yang akan berlaga di Porprov Bali XVI tahun 2025, pada 19-20 Juni 2025 ini kembali menjalani serangkaian tes kondisi fisik tahap akhir guna mengetahui kondisi fisik dan kesiapannya untuk berkompetisi pada multieven olahraga antar kabupaten/kota di bulan September mendatang.
Menurut salah seorang pengajar pada Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja I Ketut Chandra Adinata Kusuma, S.Pd, M.Pd., pelaksanaan tes kondisi fisik atlet tahap kedua ini bertujuan untuk evaluasi akhir kondisi fisik para atlet Gumi Keris sebelum terjun pada ajang Porprov Bali 2025 mendatang.
Tujuan akhirnya tes yang dilangsungkan di GOR Mengwi itu sudah barang tentu, para atlet Badung akan berada pada kondisi terbaiknya (peak performance) dan siap berlaga nanti di bulan September.
Chandra Adinata menambahkan, para atlet cabor melaksanakan tes disesuaikan dengan karakteristik yang ada pada masing-masing cabor. Dengan tujuan, nilai dan data hasil tes yang diperoleh akan benar-benar menggambarkan kondisi fisik atlet bersangkutan dan sesuai dengan data rujukan dari setiap cabor.
Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Badung I Made Sutama berpesan agar seluruh atletnya mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, serta mengikuti kegiatan tes fisik dengan serius. Menurutnya, tes ini sangat penting untuk mengetahui tingkat kebugaran dan kondisi atlet yang sebenarnya.
Dengan berbagai persiapan tersebut, Sutama berharap kontingen Badung mampu memberikan hasil maksimal di Porprov Bali 2025. Apalagi, Badung berambisi menjadi juara umum berturut-turut untuk 10 kali. Hal ini juga disepakati seluruh pengurus cabor di Badung dengan melakukan latihan mandiri.
“Kami berharap, semua atlet Badung siap secara fisik, matang dalam teknik, dan kuat secara mental. Semua itu sudah diasah dalam program pelatihan yang mereka jalani,” tegas mantan Kepala Bapenda Badung tersebut.
Hadir juga Wakil Ketua KONI Badung Ketut Widia Astika, didampingi KTU Sekretariat KONI Badung Ketut Pande Khrisnayana.

Saat dimintai tanggapan mengenai adanya tuduhan pihak lain kalau atlet Badung hampir 90 persen bukan dari Bali, Widia Astika berkomentar singkat bahwa KONI Badung dalam menetapkan tim definitif yang akan diterjunkan dalam Porprov Bali 2025 mendatang, telah mengikuti dan sesuai dengan aturan yang ditetapkan KONI Bali.
“Kalaupun ada pihak yang mencurigai atlet Badung tidak prosedural, ya silahkan ditanyakan ke KONI Bali” ujar Widia Astika.
Menurutnya, para atlet yang akan bertanding pada Porprov Bali XVI tahun 2025 harus mendapat validasi dan memiliki KTA KONI Bali, serta telah melalui proses mutasi yang sah dan tidak bisa dilakukan secara sembarangan.(***)
Foto-foto kegiatan Tes Fisik tahap II KONI Badung:




