Menu Close

Permasalahan Cabor Sudah Mulai Terurai, KONI Badung Lanjutkan Proses Evaluasi Cabor

Mangupura, Koni Badung- Pelaksanaan rapat koordinasi dan evaluasi cabang olahraga (cabor) dibawah naungan KONI Badung masih berlangsung hingga saat ini. Beberapa permasalahan yang dihadapi cabor sudah mulai terpetakan.

Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) KONI Badung, Ida Ayu Adnya Dewi disela-sela kegiatan Rabu (15/4), di Ruang Pertemuan Sekretariat KONI Badung mengatakan pihaknya dan tim sudah lebih dari seminggu secara bertahap memanggil pengurus cabor untuk diajak rapat koordinasi serta mengevaluasi keberadaan dan prestasinya selama ini.

Hasilnya, ada beberapa permasalahan yang mengemuka seperti kesiapan mental yang menurun, kelemahan daya tahan fisik atlet saat bertanding utamanya saat bertanding di partai final.

“Secara umum, dari beberapa cabor yang kami ajak diskusi, permasalahn yang mereka hadapi adalah masalah mental bertanding drop utamanya saat pertandingan final. Disamping itu, faktor endurance atlet juga ada masalah. Kami tekankan kepada pelatih untuk prioritaskan pelatihan fisik khusus dan sport intelligent untuk menaikkan mental bertanding para atlet,” ungkap Adnya Dewi dan diiyakan oleh rekannya di bidang Binpres, Kadek Sudarma Hariawan.

Sementara khusus untuk cabor baru, permasalahan yang dihadapi adalah sulitnya mendapatkan tenaga pelatih yang mumpuni. “Untuk cabor baru, kami sarankan untuk mencari pelatih nasional dari luar Bali. Dana pembinaan bisa dipergunakan untuk keperluan tersebut,” pungkas wanita yang juga pengurus POSSI Badung tersebut.

Disisi lain, Ketua Umum KONI Badung I Made Sutama sangat mengapresiasi kinerja tim evaluasi yang dikomandoi Sekum Ketut Widia Astika, bersama jajaran Wakil Ketua Wayan Tirta, Made Widiana, Wayan Sukerta, dan Pengurus KONI lainnya.

“Tim yang bertugas untuk melakukan koordinasi dan evaluasi cabor memanggil empat sampai lima pengurus cabor setiap harinya. Hari ini – Kamis (16/4), sudah selesai evaluasi untuk cabor grade-2, masih berlanjut untuk grade-1 dan cabor grade-3,” ujar Made Sutama.

“Saya dalam beberapa kesempatan juga ikut mendampingi tim untuk bertemu dan berdiskusi dengan pengurus cabor untuk bersama-sama mendapatkan solusi terbaik atas permasalahan cabor yang dihadapi selama ini,” ungkapnya usai ditanya mengenai urgensi rapat koordinasi dan evaluasi tersebut.

Menurutnya, ada beberapa cabor yang masih menghadapi kendala venue/ tempat pertandingan dan latihan yang membutuhkan solusi cepat. 

“Masalah venue ini sudah mendesak. Beberapa masih bisa dikondisikan, tapi ada juga seperti panahan yang masih kami upayakan dan terus dipantau agar fasilitasnya representatif,” tegasnya.

Dia menambahkan, target Badung pada Porprov Bali tetap mengarah pada perolehan medali emas dan perak dengan ambisi meraih juara umum, khususnya bagi cabor yang sebelumnya belum mampu mencapai posisi tersebut. “Target kami jelas, bagaimana cabor bisa meraih emas dan perak sebanyak mungkin untuk menuju juara umum, terutama cabor yang belum,” pungkasnya.

Tim Koordinasi dan Evaluasi Cabor bersama Pengurus Cabor Yong Moodo
Tim Koordinasi dan Evaluasi Cabor bersama Pengurus Cabor Xiangqi
Tim Koordinasi dan Evaluasi Cabor bersama Pengurus Cabor Pencak Silat
Tim Koordinasi dan Evaluasi Cabor bersama Pengurus Cabor Petanque

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *