Mangupura, Koni Badung- Pasca majunya Wagub Giri Prasta dalam perebutan kursi Ketua Umum KONI Bali periode 2026-2030, peta dan arah dukungan pemilik suara dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) KONI Bali pada 23 Maret mendatang mulai mengerucut.
Seperti diberitakan sebelumnya, sampai batas akhir waktu pengambilan formulir pendaftaran bakal calon (bacalon) Ketua Umum KONI Bali, Selasa (3/3), ada 3 bacalon yang mengambil formulir. Anak Agung Ngurah Maha Diptha, I Gusti Ngurah Oka Darmawan dan terakhir Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta.
Ketua Umum KONI Badung, I Made Sutama, saat dihubungi pada Rabu (4/3/2026), mengaku menyambut baik langkah Giri Prasta yang maju dalam kontestasi kepemimpinan organisasi olahraga tertinggi di Bali tersebut.
Menurutnya, dukungan diberikan bukan tanpa alasan. Selama menjabat sebagai Bupati Badung maupun kini sebagai Wakil Gubernur Bali, Giri Prasta dinilai memiliki perhatian besar terhadap perkembangan olahraga, baik di tingkat daerah maupun provinsi.
“Kami melihat perhatian beliau terhadap olahraga, khususnya di Badung dan Bali secara umum, sudah sangat luar biasa. Karena itu, sudah sewajarnya beliau didukung untuk memimpin KONI Bali,” ujar Sutama.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima komunikasi langsung dari Giri Prasta terkait pencalonan tersebut. Komunikasi itu menjadi bagian dari upaya membangun sinergi dan dukungan antar-pengurus olahraga di Bali.
Saat ditanya mengenai arah dukungan pengurus cabor serta KONI kabupaten/kota lain dalam pemilihan Ketum nanti, Sutama sangat yakin akan aklamasi mendukung Giri Prasta.
“Seperti yang kami sampaikan sebelumnya, calon Ketum KONI Bali harus sejalan dan mendapat restu dari pemilik KONI, yaitu Gubernur dan Wakil Gubernur. Nah sekarang Wagub Giri Prasta menyatakan siap maju, jadi sudah dapat diprediksi Beliau akan aklamasi menjadi Ketum KONI Bali,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
“Intinya saya ingin KONI Bali tetap utuh, tidak ada kubu-kubuan. Kalau KONI Bali tidak bagus, maka kabupaten/kota juga akan terdampak. Harapan saya, Ketua Umum bisa terpilih secara aklamasi,” pungkasnya.
